PANGKALANBARU – Suasana semarak dan penuh kebahagiaan halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Falah, Desa Air Mesu Timur, Kecamatan Pangkalanbaru, Sabtu (25/10/2025) malam. Ribuan santri, wali murid, dan masyarakat sekitar, berkumpul untuk menyaksikan kegiatan Generasi Emas Panggung Gembira 525 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2025.
Beragam penampilan kreatif dari para santri turut memeriahkan malam tersebut. Mulai dari seni hadroh, membaca puisi, permainan angklung, drama islami, drama komedi, hingga tarian nusantara, semua ditampilkan dengan penuh semangat dan keceriaan. Para orang tua tampak antusias menyaksikan putra-putrinya menunjukkan bakat terbaik mereka.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, yang secara resmi membuka kegiatan dengan menabuh bedug bersama Ketua Umum Yayasan Nurul Falah, Ustaz Sulaiman, jajaran pengurus yayasan, perwakilan Kemenag Bangka Tengah, Camat Pangkalanbaru, serta perwakilan Yonif 147 Ksatria Garuda Jaya.
Dalam sambutannya, Algafry mengaku sangat bangga dan terharu dapat hadir di tengah-tengah para santriwan-santriwati, serta civitas Ponpes Nurul Falah.
“Malam ini luar biasa sekali karena kita dapat menyaksikan kegiatan panggung gembira yang begitu inspiratif. Tadi saya sempat bertanya kepada Kiai, ternyata 525 itu artinya angkatan ke-5 tahun 2025. Kegiatan ini sangat positif dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. Saya menyarankan agar di tahun berikutnya, ponpes-ponpes lain diundang juga agar bisa bersama-sama merasakan kebahagiaan seperti malam ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Algafry juga menyampaikan pesan keagamaan kepada para santri dan wali murid untuk senantiasa bertakwa kepada Allah SWT.
“Tantangan kita ke depan luar biasa. Dalam surat At-Talaq ayat 2 dan 3 dijelaskan bahwa siapa yang bertakwa kepada Allah Swt. maka akan dimudahkan segala urusannya. Maka mari kita terus bertakwa, dan sebagai orang tua, tugas kita adalah mendoakan anak-anak agar menjadi generasi yang saleh dan salehah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Nurul Falah, Ustaz Sulaiman, menyampaikan bahwa acara Panggung Gembira menjadi ajang penting bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.
“Panggung Gembira ini adalah kegiatan dari santri, oleh santri, dan untuk santri. Tujuannya agar mereka bisa mewariskan bakat dan mempererat kebersamaan di lingkungan pesantren,” ujar Ustaz Sulaiman.
Ia juga berharap kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah berpartisipasi.
“Semoga segala usaha dan mengorbankan kita dalam menyelenggarakan kegiatan ini menjadi amal jariyah. Mari kita jadikan acara ini sebagai momentum memperkuat ukhuwah islamiyah agar menumbuhkan pikiran positif, melahirkan shalatul fikri, shalatul qolbi, dan shalatul mali dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.* Su
Penulis: Deanty N.
