PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Saparudin memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (4/5/2026).
Dalam amanatnya, Saparudin menegaskan bahwa pendidikan harus mampu membentuk karakter sekaligus mengembangkan potensi peserta didik, tidak hanya sebatas transfer pengetahuan.
“Pendidikan adalah proses membangun watak dan peradaban bangsa, untuk menciptakan insan yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan mandiri,” katanya.
Ia juga menyampaikan sejumlah arah kebijakan pendidikan nasional yang menjadi prioritas pemerintah, di antaranya peningkatan sarana dan digitalisasi sekolah, penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta pengembangan karakter siswa melalui budaya sekolah yang positif.
Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan kualitas akademik melalui gerakan literasi, penguatan pembelajaran berbasis sains dan teknologi (STEM), serta penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Saparudin menambahkan, keberhasilan pendidikan juga ditopang sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
Menurutnya, selain kebijakan, keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga aspek utama, yakni pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas.
“Jika itu tidak dimiliki, maka program yang ada hanya akan menjadi formalitas,” tegasnya.
Upacara Hardiknas berlangsung khidmat dan diikuti Sekretaris Daerah, pejabat eselon II, camat, lurah, ASN, PJLP, serta perwakilan pelajar di Kota Pangkalpinang.
